5 Fakta Bakteri Pada Dudukan WC

Sedotwcmbo.Com –  Sejumlah besar produk desinfektan pembersih WC menyatakan ampuh hingga 99,99% membunuh kuman dan bakteri yang bersarang di WC. Tentu saja hal tersebut harus dapat dibuktikan kebenarannya. Faktanya adalah, jumlah spesies bakteri di muka bumi lebih banyak dari pada jumlah manusia sendiri. Jadi manusia seperti menumpang hidup di bumi, rumah bagi 1 triliun spesies bakteri.

Tidak seluruh spesies bakteri tersebut berbahaya. Banyak bakteri-bakteri menguntungkan yang membantu nitrogen dalam tanah, membantu tanaman menjadi subur, mengurai limbah organik menjadi nutrisi dalam tanah. Bahkan sejumlah bakteri hidup dalam tubuh kita yang membantu pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Jenis-jenis makanan tertentu juga membutuhkan bakteri pembentuknya, seperti keju, coklat, kimchi, roti, dan kopi.

Bila Anda khawatir akan terinfeksi bakteri, maka pusat perhatiannya adalah pada jenis bakteri yang dihadapi, bukan pada jumlahnya. Salah satunya, bakteri yang bersarang dan hidup di dudukan WC. Satu jenis bakteri berbahaya yaitu Vibrio Cholera. Bakteri ini ditemukan pada kotoran manusia dan penyebab kasus 100.000 kematian per tahun. Jika WC yang Anda gunakan dalam kondisi buruk, kotor, persediaan air bersih yang terbatas, maka berhati-hatilah terhadap endemik kolera yang berada di lingkungan WC kotor tersebut.

Ditemukan sekitar 50 bakteri per inchi persegi di atas dudukan WC. Bakteri ini dapat ditularkan secara seksual, seperti klamida dan herpes genital (virus) melalui kontak kulit ke kulit. Walaupun sebenarnya bakteri ini mudah mati dalam kondisi suhu tertentu, tapi beberapa orang tetap mengalami infeksi akibat penggunaan WC yang kotor terutama di area WC umum.

Berikut ini 5 bakteri lain yang sering dijumpai pada dudukan WC :

  1. Coli

Bakteri ini ditemukan di usus manusia dan terbawa keluar bersama tinja. Bila Anda tak sengaja terpapar bakteri ini, maka Anda dapat terkena penyakit seperti diare, muntah dan kram perut.

  1. Shigella

Bakteri ini menyebabkan shigellosis atau lebih dikenal dengan disentri. Penderita akan mengalami diare yang menular, kram perut dan gangguan  gastrointestinal lainnya. Shigella mencemari dudukan WC, pegangan WC dan hampir seluruh permukaan WC.

  1. Streptococcus

Bakteri ini menyerang tenggorokan Anda yang mengakibatkan pneumonia bronkial atau radang tenggorokan. Bakteri ini juga menyebabkan ruam kulit terutama pada bayi dan balita. Berita buruknya, bakteri ini memakan daging dan sekitar 39% dudukan toilet menjadi sarang bakteri ini.

  1. Staphylococcus

Bakteri ini hanya butuh waktu kurang dari 3 detik untuk pindah dari dudukan toilet ke kulit Anda. Hati-hati bagi yang suka membawa barang seperti tas dan ponsel ke dalam WC. Bakteri ini juga menempel pada barang-barang tersebut, dan akan mencemari area luar WC.

  1. Influenza

Virus ini dapat hidup hingga 3 hari di permukaan tidak berpori seperti dudukan WC. Virus ini mudah tertular melalui selaput lendir. Itu sebabnya jangan menyentuh mulut, hidung dan mata setelah anda menyentuh dudukan WC atau permukaan lainnya tanpa mencuci tangan.

Cara terbaik menghindari bakteri-bakteri tersebut diatas adalah penggunaan desinfektan atau antibakteri yang disemprotkan sebelum Anda menggunakan dudukan WC. Anda juga dapat mengusapkan tissue alkohol antiseptik pada dudukan toilet. Selalu mencuci tangan dengan sabun dan membersihkan WC dengan benar dan teratur.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *